salad-selat

Kuliner khas Solo bernama Selat ternyata merupakan modifikasi resep masakan Eropa yang dilakukan oleh koki Keraton.Menu masakan “Salad” a la Eropa dibuat dengan bumbu rempah-rempah khas Jawa sehingga menghadirkan cita rasa berbeda dengan Salad.[Dapatkan penawaran terbaik sewa mobil di Solo di sini!]

Di Solo, ada beberapa destinasi tempat kuliner yang menghadirkan Selat Solo sebagai menu utama mereka. Tercatat ada Selat Vien’s di dekat Stasiun Solobalapan, Selat Kusuma Sari di Nonongan, dan Selat Segar Mbak Lies di Serengan yang biasanya disebut ketika berbicara mengenai rumah makan bermenu selat. Ketiganya menjunjung gaya masakan masing-masing.

Selat Vien’s misalnya, bercita rasa peranakan dengan kuah yang terasa asam segar. Sementara Selat Kusuma Sari di Nonongan menawarkan cita rasa otentik seperti resep keraton. Lalu, Selat Segar Mbak Lies mempunyai beberapa pilihan kuah berbeda untuk cita rasa yang lebih segar atau lebih manis.

Selain ketiga restoran tersebut, masih ada satu restoran lagi yang layak direview. Restoran tersebut bernama Omah Selat. Bertempat di Jagalan, tepatnya di Jalan Gotong Royong No. 13.Tempat makan ini termasuk belum lama berdiri yaitu pada tanggal 23 Juli 2008.[Rental mobil di Solo tidak pernah semurah ini!]

Keunikan Omah Selat sudah terlihat saat menjejakkan kaki ke lokasinya. Menurut pemiliknya, Mas Heru, Omah Selat mempunyai konsep “seperti makan di rumah sendiri”. Suasana tradisional Jawa dicoba dihadirkan melalui ukiran-ukiran kayu di pintu-pintu, foto-foto Raja Kasunanan Surakarta, dan koleksi-koleksi benda kuno yang dipajang. Jika bisa dirangkum dalam satu kata, Omah Selat mengusung konsep “vintage”.

Konsep tersebut tidak berhenti di interiornya saja tetapi juga hingga peralatan dapur yang digunakan.Teko dan panci bermotif blirik serta piring dan rantang kaleng semakin membawa pengunjung bernostalgia ke masa lalu.

Bagaimana dengan cita rasa menu selatnya? Ternyata, rasa selatnya tidak mengecewakan. Menu Selat Segar terasa seperti stik daging direndam dalam kuah. Dagingnya empuk, bumbu rempah dan kecapnya memberi rasa manis yang mendalam.[Pilih mobil Anda untuk rental mobil di Solo.]

Menu lain yang disebut-sebut sebagai menu primadona, Selat Iga Bakar, berisi potongan iga sapi bakar yang tersaji berbarengan dengan sayuran khas selat. Tambahannya, ada ubi ungu yang menarik perhatian. Keju yang ditambahkan ke atas iga bakar menambah rasa ingin menghabiskannya sesaat itu. Daging iga bakar yang dibakar well-done membuat bumbu-bumbu meresap kuat hingga ke dalam daging.

Advertisements